Yadea OVA Mini Bawa Teknologi Pintar, OVA Unggul di Performa

Ulasyuk.com - Jakarta, Yadea OVA Mini resmi meluncur pada 12 September 2026 sebagai sepeda listrik pintar untuk mobilitas perkotaan. Model ini membawa karakter berbeda dari Yadea OVA yang lebih dulu tersedia di Indonesia.
Meski sama-sama mengusung konsep kendaraan listrik kompak, Yadea OVA Mini bukan sekadar versi lebih kecil dari OVA. Perbedaan dimensi, performa, baterai, desain, dan fitur elektronik membuat keduanya menyasar kebutuhan yang berbeda.
Yadea memosisikan OVA Mini dengan konsep “Super Pintar”. Sementara itu, OVA lebih menonjolkan performa yang lebih tinggi dan tampilan Retro Premium.
Dimensi Yadea OVA Mini Lebih Pendek, tetapi Lebih Lebar
OVA memiliki panjang 1.580 mm, lebar 660 mm, dan tinggi yang berada di rentang 1.040–1.120 mm. Tinggi joknya mencapai 735 mm dengan panjang jok 615 mm.
Di sisi lain, OVA Mini memiliki panjang 1.520 mm, lebar 715 mm, dan tinggi 1.050 mm. Tinggi joknya sedikit lebih rendah, yaitu 730 mm, sedangkan ukuran joknya mencapai 600 mm.
Dengan demikian, OVA Mini memang lebih pendek 60 mm. Namun, lebarnya justru bertambah 55 mm dibandingkan OVA. Kedua model sama-sama memakai suspensi hidrolik depan dan belakang.
Yadea juga menekankan aspek ergonomi pada kedua sepeda listrik tersebut. OVA memiliki ruang kaki sepanjang 350 mm, sedangkan OVA Mini menggunakan jok ergonomis untuk pengemudi dan penumpang.
Performa OVA Lebih Tinggi, OVA Mini Lebih Santai
OVA menggunakan wheel hub motor berdaya 600 W dengan kecepatan maksimum hingga 40 km/jam. Sementara itu, OVA Mini memakai tipe motor yang sama dengan daya 500 W dan kecepatan maksimum 25 km/jam.
Perbedaan tersebut membuat OVA lebih sesuai bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan performa. Sebaliknya, OVA Mini menawarkan karakter yang lebih santai untuk mobilitas sehari-hari dengan batas kecepatan sesuai regulasi sepeda listrik.
Dari sisi baterai, OVA menggunakan Graphene Battery 48V 23Ah dan memiliki klaim jarak tempuh hingga 60 km. OVA Mini memakai baterai SLA 48V 21Ah, tetapi jarak tempuhnya belum tercantum dalam spesifikasi yang tersedia.
Fitur Pintar Menjadi Andalan OVA Mini
OVA mengusung desain Retro Premium dengan sejumlah detail seperti Exclusive Badge, pola grille electroplating, Diamond Headlight, dan desain Swallowtail. Model ini juga memiliki konektivitas Bluetooth untuk menghidupkan kendaraan melalui aplikasi.
Selain itu, OVA dibekali kompartemen bawah jok yang dioperasikan secara elektrik serta sistem TTFAR. Sistem tersebut berfungsi mengembalikan energi ketika kendaraan meluncur, menuruni bukit, atau melakukan pengereman.
OVA Mini lebih menonjolkan fitur elektronik pintar. Model ini dilengkapi Cruise Control System (CCS) untuk menjaga kecepatan tetap stabil, Hill Descent Control (HDC) untuk membantu saat melewati turunan, serta Traction Control System (TCS) untuk meningkatkan cengkeraman roda.
OVA juga memiliki TCS dan HDC. Fitur lain yang tersedia pada OVA mencakup One-Touch Reverse dan One-Touch Push Assist untuk membantu kendaraan saat mundur atau didorong dalam kondisi membawa beban.
Perbedaan Ban, Rem, dan Harga
OVA menggunakan ban 2.75-10 pada roda depan dan belakang. OVA Mini menggunakan ban depan 3.0-8 serta ban belakang 2.75-10. Untuk suspensi, keduanya sama-sama memakai sistem hidrolik depan dan belakang.
OVA memiliki rem cakram di depan dan tromol di belakang. Jenis rem OVA Mini belum tercantum pada spesifikasi yang tersedia, sehingga tidak dapat disamakan dengan OVA.
Untuk harga, situs resmi Yadea mencantumkan OVA sebesar Rp8,9 juta. Sementara itu, harga OVA Mini belum tercantum pada halaman resmi Yadea.
OVA atau OVA Mini?
Pilihan bergantung pada kebutuhan pengguna. OVA menawarkan motor lebih bertenaga, kecepatan maksimum lebih tinggi, baterai Graphene, serta desain Retro Premium.
Sementara itu, OVA Mini memberikan dimensi lebih ringkas, tinggi jok sedikit lebih rendah, dan fitur pintar seperti CCS, HDC, serta TCS. Karena itu, model ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan dan karakter berkendara yang lebih santai.
Kehadiran OVA Mini memperluas pilihan sepeda listrik Yadea di Indonesia. Kedua model memiliki pendekatan berbeda, sehingga konsumen dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan mobilitas dan preferensi fitur.