Perencanaan Masa Pensiun Didorong Sebelum Menentukan Warisan
Ulasyuk.com - Jakarta, perencanaan masa pensiun semakin dipandang penting sebelum seseorang menentukan besaran warisan untuk keluarga. Temuan Asia Care Survey 2026 menunjukkan responden Indonesia rata-rata berencana mengalokasikan 60 persen aset untuk masa pensiun dan 40 persen untuk diwariskan.

Survei tahunan yang digelar Manulife tersebut melibatkan 9.000 responden di Asia, termasuk Indonesia. Alokasi 60 persen itu mencakup kebutuhan menjaga kesehatan, mengembangkan kemampuan diri, serta menyiapkan modal yang dapat menjadi bekal pensiun.
Sementara itu, 40 persen aset lainnya direncanakan untuk diberikan kepada keluarga. Temuan ini memperlihatkan perubahan cara pandang masyarakat dalam menyeimbangkan kesejahteraan diri dengan dukungan kepada generasi berikutnya.
Perencanaan Masa Pensiun Menjadi Prioritas
Eveline Haumahu, Chief Marketing Officer PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, menilai pembagian tersebut tidak menunjukkan berkurangnya kasih sayang orang tua kepada anak. Sebaliknya, keputusan itu mencerminkan keinginan agar anak tidak terbebani kewajiban menanggung orang tua ketika memasuki masa pensiun.
“Warisan terbaik bukan selalu aset terbesar. Warisan terbaik adalah ketika anak menerima sesuatu dari orang tuanya, sekaligus tetap memiliki kebebasan untuk membangun kehidupannya sendiri tanpa harus menjadikan dirinya sebagai dana pensiun keluarga,” ujar Eveline.
Perubahan ini semakin relevan karena generasi muda menghadapi persaingan kerja yang ketat, jalur karier yang dinamis, dan biaya hidup yang terus meningkat. Akibatnya, banyak anak muda membutuhkan waktu lebih panjang untuk mencapai kestabilan finansial.
Masa Pensiun Dapat Berlangsung Panjang
Menurut Badan Pusat Statistik, usia harapan hidup masyarakat Indonesia telah mencapai sekitar 74 tahun. Dengan usia pensiun yang umumnya berada di kisaran 55 tahun, seseorang berpotensi menjalani hampir 20 tahun tanpa penghasilan aktif.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pensiun bukan fase singkat. Karena itu, kebutuhan finansial selama masa tersebut perlu dipersiapkan sejak dini agar seseorang dapat menjalani kehidupan secara mandiri, layak, dan bermartabat.
“Niat membebaskan anak-anak kita dari kewajiban menanggung hidup kita di masa pensiun, sudah lah baik. Akan tetapi, untuk menjadi pensiunan yang mandiri, diperlukan perencanaan finansial yang kuat. Biaya hidup selama 20 tahun tidaklah murah, sehingga harus dipupuk sedini mungkin,” kata Eveline.
Alternatif untuk Menyiapkan Dana Pensiun
Sejumlah instrumen dapat digunakan untuk membangun bekal hari tua. Produk dana pensiun, termasuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan atau DPLK, menjadi salah satu pilihan yang tersedia.
Selain itu, masyarakat dapat mempertimbangkan reksa dana dan instrumen pasar modal lainnya. Dukungan teknologi, edukasi, serta minimum investasi yang rendah membuat akses terhadap berbagai pilihan tersebut semakin terbuka.
Namun, setiap keluarga memiliki kondisi dan prioritas yang berbeda. Oleh karena itu, pembagian 60:40 tidak harus dipahami sebagai aturan mutlak, melainkan sebagai cara untuk melihat pentingnya keseimbangan antara kebutuhan pensiun dan rencana warisan.
Warisan dan Kemandirian Keluarga
Rumah, investasi, dan aset lain tetap dapat menjadi warisan berharga. Meski demikian, legacy yang utuh juga mencakup kemampuan orang tua menjalani masa pensiun tanpa bergantung pada anak.
Dengan menyiapkan kebutuhan sendiri terlebih dahulu, orang tua dapat memberi ruang lebih besar bagi anak-anak untuk membangun kehidupan mereka. Pada akhirnya, kemandirian saat pensiun dan dukungan kepada keluarga dapat berjalan beriringan.
Kesimpulan: perencanaan masa pensiun perlu mendapat perhatian sebelum seseorang menentukan aset yang akan diwariskan. Pendekatan 60:40 dalam Asia Care Survey 2026 menyoroti pentingnya menjaga kesejahteraan diri sekaligus menyiapkan dukungan bagi generasi berikutnya.
FAQ
Apakah pembagian 60:40 berlaku untuk semua keluarga?
Tidak. Setiap keluarga memiliki kondisi, kebutuhan, aset, dan prioritas yang berbeda. Angka tersebut merupakan gambaran rata-rata dari responden Indonesia dalam Asia Care Survey 2026.
Mengapa dana pensiun perlu disiapkan sejak dini?
Masa pensiun dapat berlangsung hampir 20 tahun setelah seseorang berhenti memperoleh penghasilan aktif. Persiapan lebih awal membantu membangun bekal finansial secara bertahap.
Apa saja instrumen yang dapat dipertimbangkan?
Beberapa pilihan yang disebutkan ialah DPLK, reksa dana, dan instrumen pasar modal lainnya. Setiap keputusan investasi perlu mempertimbangkan tujuan serta kondisi masing-masing.