Asus Pad Resmi, Sinyal Kuat Asus Serius Garap Pasar Tablet
UlasYuk.com, Taipei, Taiwan – Kehadiran Asus Pad menjadi salah satu kejutan menarik di ajang Computex 2026. Tablet terbaru ini hadir dengan spesifikasi premium, mulai dari layar OLED 144 Hz hingga baterai 9.000 mAh. Langkah Asus memperkenalkan perangkat baru ini memunculkan pertanyaan besar mengenai arah bisnis perusahaan setelah memutuskan menghentikan pengembangan smartphone baru.
Perkenalan Asus Pad terjadi di tengah perubahan strategi perusahaan yang cukup signifikan. Setelah mengumumkan vakumnya lini Zenfone dan ROG Phone, banyak pihak memperkirakan Asus akan meninggalkan segmen perangkat mobile sepenuhnya. Namun kenyataannya, perusahaan asal Taiwan tersebut justru menghadirkan produk tablet yang terbilang ambisius.
Kehadiran perangkat ini menunjukkan bahwa Asus masih melihat peluang besar di pasar perangkat bergerak. Bedanya, fokus tersebut kini tidak lagi berada pada smartphone, melainkan tablet yang dapat menunjang produktivitas, hiburan, hingga kebutuhan berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Bagi konsumen, keputusan ini tentu menarik untuk dicermati. Sebab, pasar tablet Android dalam beberapa tahun terakhir kembali mengalami pertumbuhan berkat meningkatnya kebutuhan belajar, bekerja, dan konsumsi konten digital melalui perangkat berlayar besar.
Asus Pad Menawarkan Spesifikasi yang Kompetitif
Dari sisi perangkat keras, Asus Pad hadir dengan sejumlah keunggulan yang mampu menarik perhatian pasar. Salah satu nilai jual utamanya adalah penggunaan layar tandem OLED berukuran 12,2 inci dengan resolusi 2.8K dan refresh rate 144 Hz.
Teknologi dual-layer OLED yang digunakan bukan sekadar gimmick pemasaran. Teknologi ini dikenal mampu menghasilkan tingkat kecerahan lebih tinggi, efisiensi daya yang lebih baik, serta umur panel yang lebih panjang dibandingkan OLED konvensional. Jika klaim tersebut terbukti dalam penggunaan sehari-hari, maka Asus Pad dapat menjadi salah satu tablet Android premium yang layak diperhitungkan.
Selain layar, kapasitas baterai 9.000 mAh juga menjadi nilai tambah yang cukup penting. Banyak pengguna tablet membutuhkan perangkat yang mampu bertahan lama untuk bekerja, belajar, maupun menikmati hiburan. Dukungan pengisian cepat 45 watt semakin memperkuat daya tarik perangkat ini.
Chipset MediaTek Dimensity 8300 yang digunakan juga menawarkan performa yang cukup kuat untuk berbagai kebutuhan modern. Mulai dari multitasking, pengolahan dokumen, video conference, hingga bermain game dengan pengaturan grafis tinggi dapat dijalankan dengan lebih nyaman.
Strategi Baru Asus Setelah Tinggalkan Smartphone
Keputusan Asus menghentikan pengembangan smartphone sempat mengejutkan banyak penggemar teknologi. Pasalnya, Zenfone dan ROG Phone memiliki basis pengguna yang cukup loyal di berbagai negara.
Namun jika dilihat dari perspektif bisnis, langkah tersebut bisa dipahami. Persaingan industri smartphone saat ini semakin ketat. Dominasi produsen besar membuat ruang pertumbuhan bagi merek lain menjadi lebih terbatas.
Sebaliknya, pasar tablet Android masih memiliki peluang yang cukup menarik. Tidak banyak produsen yang mampu menghadirkan perangkat dengan spesifikasi premium sekaligus ekosistem produktivitas yang lengkap. Asus tampaknya mencoba mengisi celah tersebut melalui Asus Pad.
Kehadiran dukungan stylus Asus Pen 2.0, keyboard Bluetooth, GlideX, hingga integrasi Google Gemini memperlihatkan bahwa perusahaan ingin menjadikan tablet ini sebagai perangkat produktivitas yang fleksibel. Pendekatan seperti ini dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pengguna modern dibandingkan sekadar menghadirkan perangkat konsumsi media.
Peluang Asus Pad di Pasar Global
Persaingan tablet Android memang tidak mudah. Saat ini pasar masih didominasi oleh sejumlah pemain besar seperti Samsung dan Xiaomi. Namun Asus memiliki modal yang cukup kuat untuk bersaing.
Reputasi Asus di sektor laptop, gaming, dan perangkat produktivitas sudah dikenal luas. Pengalaman tersebut dapat menjadi keuntungan dalam mengembangkan ekosistem tablet yang terintegrasi dengan perangkat lain.
Selain itu, semakin banyak pengguna yang mencari alternatif laptop ringan untuk aktivitas sehari-hari. Tablet dengan layar besar, performa tinggi, dan aksesori pendukung dapat menjadi pilihan yang lebih praktis serta ekonomis.
Jika Asus mampu menawarkan harga yang kompetitif ketika perangkat ini dipasarkan secara global, peluang sukses Asus Pad tentu cukup terbuka. Apalagi spesifikasi yang ditawarkan sudah berada di kelas menengah premium.
AI Menjadi Faktor Pembeda
Salah satu aspek yang menarik dari Asus Pad adalah fokus perusahaan terhadap fitur berbasis kecerdasan buatan. Kehadiran Google Gemini dan Circle to Search menunjukkan bahwa Asus ingin mengikuti tren teknologi yang saat ini berkembang pesat.
AI tidak lagi sekadar fitur tambahan. Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan mulai menjadi bagian penting dalam aktivitas produktivitas digital. Mulai dari pencarian informasi, pembuatan konten, hingga pengelolaan pekerjaan sehari-hari.
Dengan menggabungkan perangkat keras yang mumpuni dan fitur AI modern, Asus berusaha menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih relevan untuk kebutuhan masa kini. Strategi ini juga sejalan dengan fokus baru perusahaan yang mulai mengarahkan sumber daya riset dan pengembangannya ke bidang AI serta robotika.
Kesimpulan
Asus Pad bukan sekadar tablet Android baru. Kehadirannya menjadi simbol perubahan strategi Asus setelah meninggalkan bisnis smartphone. Dengan layar tandem OLED 144 Hz, baterai 9.000 mAh, chipset Dimensity 8300, serta dukungan fitur AI modern, perangkat ini menawarkan paket yang cukup menarik untuk pasar premium.
Meskipun harga dan jadwal penjualannya masih belum diumumkan, Asus Pad menunjukkan bahwa Asus belum benar-benar meninggalkan pasar perangkat mobile. Sebaliknya, perusahaan tampaknya sedang membangun arah baru yang lebih fokus pada produktivitas, kecerdasan buatan, dan pengalaman pengguna yang lebih luas melalui ekosistem tablet modern.
FAQ
Apa itu Asus Pad?
Asus Pad adalah tablet Android terbaru yang diperkenalkan Asus pada ajang Computex 2026 dengan spesifikasi premium dan fitur AI modern.
Berapa ukuran layar Asus Pad?
Asus Pad menggunakan layar tandem OLED berukuran 12,2 inci dengan resolusi 2.8K dan refresh rate hingga 144 Hz.
Berapa kapasitas baterai Asus Pad?
Tablet ini dibekali baterai berkapasitas 9.000 mAh serta mendukung pengisian cepat 45 watt.
Chipset apa yang digunakan Asus Pad?
Asus Pad ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8300 yang dipadukan dengan RAM hingga 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB.
Apakah Asus Pad mendukung stylus?
Ya, Asus Pad mendukung penggunaan Asus Pen 2.0 sehingga cocok untuk mencatat maupun menggambar secara digital.
