
Ilustrasi: Rolls-Royce Phantom
UlasYuk.com - Jakarta, Kisah Shaquille O'Neal membeli tiga Rolls-Royce sekaligus kembali menarik perhatian pecinta otomotif. Legenda basket NBA tersebut pernah melakukan pembelian besar setelah seorang tenaga penjual meragukan kemampuannya membeli mobil mewah.
Peristiwa itu terjadi ketika Shaq masih memperkuat Los Angeles Lakers. Saat itu, ia baru saja menandatangani kontrak senilai 121 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,2 triliun.
Awalnya, Shaq hanya datang untuk melihat-lihat kendaraan di sebuah diler mobil mewah. Namun, penampilannya yang santai justru membuat seorang tenaga penjual senior meragukan kemampuan finansialnya.
Alih-alih memperpanjang perdebatan, Shaq memilih menemui manajer diler. Ia kemudian menunjuk tiga unit Rolls-Royce yang ingin dibelinya. Keputusan tersebut membuat kunjungannya berubah menjadi transaksi bernilai sekitar 1,3 juta dollar AS atau setara Rp 23,6 miliar.
Awal Mula Shaquille O'Neal Membeli Tiga Rolls-Royce
Saat mengunjungi diler tersebut, Shaq tidak mengenakan pakaian formal. Ia datang menggunakan sandal jepit, celana pendek, dan kaus lengan buntung.
Penampilan sederhana itu rupanya memengaruhi cara seorang tenaga penjual memandang calon pembelinya. Sang tenaga penjual bahkan mempertanyakan apakah Shaq mampu membeli kendaraan yang tersedia di ruang pamer.
Ucapan tersebut membuat Shaq tersinggung. Namun, ia tidak memilih membalas dengan pertengkaran. Sebaliknya, ia langsung mengambil keputusan yang mengejutkan pihak diler.
Shaq menemui manajer dan menunjuk tiga Rolls-Royce sekaligus. Ia kemudian menyelesaikan pembelian dengan nilai total sekitar 1,3 juta dollar AS.
Kisah ini memperlihatkan bagaimana penampilan seseorang tidak selalu mencerminkan kemampuan ekonominya. Dalam kasus Shaq, keputusan pembelian tersebut juga menjadi respons langsung terhadap perlakuan yang ia terima.
Dua Permintaan Khusus Saat Membeli Mobil
Pembelian tiga mobil mewah tersebut ternyata tidak berlangsung tanpa permintaan khusus. Shaq memiliki ukuran tubuh yang sangat besar sehingga membutuhkan penyesuaian pada bagian kabin kendaraan.
Karena itu, ia mengajukan dua permintaan kepada pihak diler sebelum membawa mobil-mobil tersebut pulang.
- Penyesuaian jok pengemudi: Posisi jok harus digeser sejauh mungkin ke belakang agar tubuhnya dapat masuk ke dalam kabin.
- Pengiriman segera: Ketiga mobil harus dikirim ke rumahnya pada sore hari yang sama.
Permintaan tersebut menunjukkan bahwa membeli mobil mewah tidak selalu menjamin kenyamanan bagi setiap pemilik. Faktor ukuran tubuh dan ruang kabin tetap menjadi pertimbangan penting.
Bahkan setelah jok digeser, ruang pengemudi pada ketiga kendaraan itu tetap tidak cukup untuk mengakomodasi tubuh Shaq. Akibatnya, mobil-mobil tersebut lebih sering berada di garasi daripada digunakan untuk berkendara.
Shaq Mengakui Pembelian Itu sebagai Kesalahan Finansial
Menariknya, kisah pembelian tersebut tidak berakhir sebagai cerita kemenangan setelah diremehkan tenaga penjual. Shaq kemudian mengakui bahwa keputusan membeli tiga Rolls-Royce sekaligus merupakan salah satu keputusan finansial paling bodoh dalam hidupnya.
Pengakuan tersebut memberikan sisi lain dari cerita yang awalnya terlihat seperti aksi spontan seorang atlet kaya. Nilai transaksi yang mencapai sekitar Rp 23,6 miliar ternyata tidak sebanding dengan manfaat penggunaan kendaraan bagi dirinya.
Masalah utamanya terletak pada kenyamanan kabin. Meskipun posisi jok sudah dimundurkan, tubuh Shaq tetap tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk mengemudi dengan nyaman.
Akibatnya, ketiga mobil tersebut justru lebih banyak tersimpan di garasi. Kondisi ini memperlihatkan bahwa keputusan membeli kendaraan mahal sebaiknya tetap mempertimbangkan kebutuhan dan kecocokan penggunaan.
Kisah Shaq juga menjadi pengingat bahwa keputusan finansial yang dipengaruhi emosi dapat menghasilkan pengeluaran besar. Kemampuan membeli barang tidak selalu berarti barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau sesuai dengan kebutuhan pemiliknya.
Rolls-Royce Phantom 2004 Milik Shaq Kembali Dijual
Salah satu dari tiga Rolls-Royce yang dibeli Shaq akhirnya kembali menjadi perhatian pasar otomotif. Mobil tersebut merupakan Rolls-Royce Phantom lansiran 2004 yang kini kembali ditawarkan melalui situs lelang Bring a Trailer.
Shaq diketahui menyimpan kendaraan tersebut di garasi selama 14 tahun sebelum menjualnya pada 2018. Setelah itu, mobil tersebut beberapa kali berpindah tangan dan kini kembali mencari pemilik baru.
Dari sisi tampilan, Phantom tersebut menggunakan kombinasi warna eksterior Silver dan Contrast Silver. Perpaduan warna itu memberikan karakter elegan pada sedan mewah tersebut.
Sementara itu, bagian interior menghadirkan kombinasi material dan warna yang menonjolkan kesan mewah. Berikut beberapa detail yang terdapat pada kendaraan tersebut:
- Eksterior: Menggunakan warna Silver dan Contrast Silver.
- Jok: Menggunakan kulit berwarna abu-abu muda.
- Panel interior: Memiliki aksen veneer Walnut Burl.
- Karpet: Menggunakan bahan wol domba.
Riwayat kepemilikan mobil ini juga menjadi bagian menarik dari cerita. Kendaraan tersebut pernah berada di garasi Shaq selama bertahun-tahun sebelum masuk ke pasar mobil bekas dan kembali ditawarkan melalui lelang.
Spesifikasi Mesin Rolls-Royce Phantom 2004
Selain memiliki hubungan dengan kisah Shaquille O'Neal, Phantom 2004 tersebut menawarkan mesin berkapasitas besar. Rolls-Royce membekalinya dengan mesin V12 berkapasitas 6,75 liter.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 453 Tk dan torsi puncak 720 Nm. Tenaga kemudian disalurkan menuju roda belakang melalui transmisi otomatis enam percepatan.
Dengan bobot sekitar 2.488 kilogram, sedan mewah ini tetap memiliki kemampuan akselerasi yang menarik untuk kendaraan berukuran besar.
Berikut rincian spesifikasi dan performanya:
- Model: Rolls-Royce Phantom 2004.
- Mesin: V12 berkapasitas 6,75 liter.
- Tenaga maksimum: 453 Tk.
- Torsi maksimum: 720 Nm.
- Transmisi: Otomatis enam percepatan.
- Penggerak: Roda belakang.
- Bobot: Sekitar 2.488 kilogram.
- Akselerasi 0-97 kpj: 5,7 detik.
- Kecepatan maksimum: 240 kpj.
Angka tersebut menunjukkan kemampuan performa Phantom yang cukup mengesankan untuk sebuah sedan mewah berbobot hampir 2,5 ton. Mesin V12 berkapasitas besar menjadi salah satu karakter utama kendaraan ini.
Namun, performa mesin bukan satu-satunya hal yang membuat mobil tersebut menarik. Riwayat kepemilikannya memberikan nilai cerita tersendiri karena kendaraan itu pernah menjadi bagian dari koleksi Shaq.
Kisah Pembelian yang Berakhir Menjadi Pelajaran
Kisah Shaquille O'Neal membeli tiga Rolls-Royce sekaligus memperlihatkan sisi menarik dunia otomotif dan kehidupan seorang atlet profesional. Berawal dari perlakuan meremehkan di diler, keputusan spontan tersebut menghasilkan transaksi bernilai miliaran rupiah.
Namun, pengalaman itu juga menunjukkan bahwa harga mahal dan merek bergengsi tidak otomatis membuat sebuah kendaraan cocok untuk pemiliknya. Kenyamanan, kebutuhan, serta fungsi kendaraan tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan pembelian.
Kini, salah satu Phantom yang pernah dimiliki Shaq kembali ditawarkan melalui Bring a Trailer. Mobil tersebut bukan hanya memiliki spesifikasi mesin V12, tetapi juga menyimpan cerita unik tentang pembelian impulsif seorang legenda NBA.
Bagi penggemar otomotif, kendaraan ini menawarkan kombinasi antara sejarah kepemilikan, kemewahan, dan performa. Sementara bagi Shaq, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa keputusan membeli barang mahal sebaiknya tidak hanya didasarkan pada emosi sesaat.
FAQ Seputar Rolls-Royce Milik Shaquille O'Neal
Mengapa Shaquille O'Neal membeli tiga Rolls-Royce?
Shaq membeli tiga Rolls-Royce setelah seorang tenaga penjual di diler meragukan kemampuannya membeli mobil mewah. Ia kemudian menemui manajer dan langsung memilih tiga kendaraan.
Berapa harga tiga Rolls-Royce yang dibeli Shaq?
Total pembeliannya mencapai sekitar 1,3 juta dollar AS atau setara Rp 23,6 miliar.
Mengapa Rolls-Royce milik Shaq jarang digunakan?
Ukuran tubuh Shaq membuat ruang pengemudi terasa tidak cukup. Bahkan setelah jok dimundurkan, ia tetap kesulitan mendapatkan ruang yang sesuai.
Apa model Rolls-Royce milik Shaq yang kembali dilelang?
Mobil tersebut merupakan Rolls-Royce Phantom lansiran 2004. Kendaraan ini pernah disimpan Shaq selama 14 tahun sebelum dijual pada 2018.
Apa spesifikasi mesin Rolls-Royce Phantom 2004 tersebut?
Mobil ini menggunakan mesin V12 6,75 liter dengan tenaga 453 Tk dan torsi 720 Nm. Transmisinya otomatis enam percepatan dengan penggerak roda belakang.