Ugreen Rilis Enclosure NVMe dengan Kabel USB-C yang Menyatu

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan
Enclosure SSD NVMe aluminium dengan kabel USB-C terintegrasi
Ilustrasi: Enclosure SSD portabel Ugreen

Ulasyuk.com - Enclosure SSD Ugreen terbaru menawarkan cara praktis untuk memakai SSD M.2 NVMe sebagai penyimpanan eksternal. Ugreen menghadirkan dua varian dengan kecepatan antarmuka hingga 10Gbps dan 20Gbps. Keduanya mendukung SSD berkapasitas maksimal 8TB dan membawa kabel USB-C yang terpasang langsung pada bodi.

Desain tersebut menyasar pengguna yang ingin membawa berkas berukuran besar tanpa menambah banyak aksesori. Namun, kecepatan maksimum tiap varian bergantung pada port komputer yang digunakan. Karena itu, spesifikasi konektivitas perangkat perlu diperiksa sebelum memilih model.

Enclosure SSD Ugreen mengusung kabel terintegrasi

Kabel USB-C bawaan memiliki panjang 7,9 inci, atau sekitar 20 cm. Pengguna tidak perlu membawa kabel terpisah untuk menghubungkan enclosure ke perangkat yang memiliki port USB-C. Selain mengurangi barang bawaan, rancangan ini juga menghindari risiko kabel tertinggal saat bepergian.

Saat tidak digunakan, kabel dapat diselipkan ke sisi casing. Ugreen turut menyertakan klip untuk merapikan kabel supaya tidak menjuntai ketika enclosure disimpan. Pendekatan ini membuat kabel tetap melekat pada perangkat, sekaligus membantu menjaga tampilannya tetap ringkas.

Bodi enclosure memakai material aluminium yang membantu membuang panas selama transfer data. Di dalam paket, Ugreen menyertakan bantalan termal untuk membantu pengelolaan suhu SSD. Sementara itu, lampu indikator LED pada bagian luar memberi tanda ketika perangkat sedang aktif.

Pengguna komputer lama yang belum memiliki USB-C masih dapat menghubungkan perangkat melalui adaptor USB-C ke USB-A yang disediakan. Namun, koneksi tetap bergantung pada kompatibilitas port dan sistem komputer. Adaptor tersebut menyediakan pilihan sambungan, tetapi tidak menjamin kecepatan maksimum yang sama pada semua perangkat.

Mendukung SSD NVMe hingga kapasitas 8TB

Enclosure ini mendukung SSD M.2 NVMe berbasis PCIe dengan kapasitas hingga 8TB. Ugreen mencantumkan empat ukuran SSD yang kompatibel, yaitu 2230, 2242, 2260, dan 2280. Perangkat juga mendukung konektor M-Key serta B+M Key, selama SSD yang digunakan sesuai dengan dukungan enclosure.

Pengguna memasang SSD dengan sekrup yang tersedia agar posisinya stabil ketika perangkat dibawa atau dipindahkan. Setelah pemasangan, enclosure menggunakan konsep plug-and-play. Dengan demikian, pengguna tidak perlu memasang driver tambahan untuk menjalankannya pada komputer berbasis Windows, macOS, maupun Linux.

Fitur TRIM dan SMART turut tersedia. TRIM membantu sistem operasi mengelola SSD agar kinerjanya tetap optimal. Sementara itu, SMART memungkinkan pemantauan berbagai indikator kondisi dan kesehatan drive.

Ugreen juga menyematkan mode tidur otomatis untuk menghemat daya. Enclosure akan masuk ke mode tersebut setelah tidak digunakan selama 15 menit. Fitur ini dapat berguna ketika perangkat tetap terhubung ke komputer, tetapi pengguna sedang tidak memindahkan data.

Perbedaan utama ada pada kecepatan antarmuka

Varian 10Gbps menggunakan USB 3.2 Gen 2, sedangkan model 20Gbps memakai USB 3.2 Gen 2×2. Angka tersebut menunjukkan kecepatan maksimum teoretis dari antarmuka, bukan jaminan laju transfer aktual. Kemampuan SSD dan port komputer ikut menentukan hasil penggunaan.

Untuk memanfaatkan kecepatan hingga 20Gbps, pengguna perlu menghubungkan enclosure ke port yang mendukung USB 3.2 Gen 2×2. Tidak semua port USB-C memiliki dukungan tersebut. Bentuk konektor yang sama tidak otomatis berarti kemampuan transfer datanya setara.

Hal ini penting bagi pemilik komputer dengan port Thunderbolt 3 atau Thunderbolt 4. Meskipun menggunakan konektor USB-C, kedua standar Thunderbolt tersebut tidak mendukung USB 3.2 Gen 2×2. Jika model 20Gbps tersambung melalui port Thunderbolt 3 atau 4, kecepatan koneksi akan terbatas hingga 10Gbps.

Akibatnya, model berkecepatan lebih tinggi belum tentu memberi peningkatan pada setiap laptop. Pengguna MacBook atau laptop Windows yang hanya menyediakan port Thunderbolt perlu mempertimbangkan batas tersebut. Dalam kondisi itu, varian 10Gbps bisa menjadi pilihan lebih ekonomis karena kecepatan ekstra model 20Gbps tidak dapat dimanfaatkan melalui port tersebut.

Harga berbeda, sesuaikan dengan port komputer

Ugreen membanderol model 10Gbps seharga US$27,99. Pelanggan Amazon Prime bisa mendapatkannya dengan harga US$24,99. Sementara itu, model 20Gbps dijual seharga US$39,99, atau US$34,99 bagi anggota Prime.

Selisih harga membuat pemeriksaan port menjadi langkah penting sebelum membeli. Jika komputer mendukung USB 3.2 Gen 2×2 dan kebutuhan pengguna mencakup transfer berkas besar, varian 20Gbps menawarkan antarmuka dengan batas maksimum lebih tinggi. Sebaliknya, pemilik perangkat yang tidak mendukungnya dapat mempertimbangkan model 10Gbps.

Kecepatan nyata tetap dipengaruhi beberapa faktor, termasuk kemampuan SSD, port komputer, adaptor yang digunakan, serta kondisi pemindahan data. Karena itu, angka pada spesifikasi sebaiknya dipahami sebagai kemampuan maksimum antarmuka. Dengan memeriksa kompatibilitas lebih dulu, pengguna dapat memilih enclosure sesuai kebutuhan tanpa membayar lebih untuk kecepatan yang tidak bisa dimanfaatkan.

Secara keseluruhan, kabel USB-C terintegrasi, dukungan SSD hingga 8TB, dan pilihan dua kecepatan menjadi ciri utama enclosure terbaru ini. Dukungan berbagai ukuran M.2 serta sistem operasi desktop juga memberi fleksibilitas dalam penggunaan. Namun, pilihan antara 10Gbps dan 20Gbps sebaiknya mengikuti kemampuan port, bukan hanya angka maksimum pada spesifikasi.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.