Huawei Pura 90 Plus Resmi Debut di China

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan
Ponsel dengan bingkai melengkung dan beberapa kamera belakang di atas permukaan gelap
Ilustrasi: Ponsel Huawei di meja

Ulasyuk.com - Huawei Pura 90 Plus resmi meluncur di China dengan membawa Kirin 9025, baterai 5.700 mAh, dan kamera belakang XMAGE. Ponsel ini menjadi model di lini Pura 90 yang memakai bingkai logam melengkung, sementara Pura 90 Pro dan Pro Max menggunakan bingkai datar.

Selain desain berbeda, Huawei menyematkan layar quad-curved, pengisian daya cepat melalui kabel maupun nirkabel, serta dukungan pesan satelit BeiDou dua arah. Perangkat ini menjalankan HarmonyOS 7 dan hadir dalam beberapa pilihan kapasitas memori. Penjualan perdananya di China dijadwalkan mulai 31 Oktober.

Desain melengkung dan layar adaptif

Bagian yang membedakan Pura 90 Plus dari dua model lain di serinya terlihat pada rangka. Huawei memilih bingkai logam melengkung untuk ponsel ini, bukan desain bingkai datar seperti yang digunakan Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max.

Di bagian depan, perangkat mengusung panel LTPO quad-curved berukuran 6,8 inci. Layarnya memiliki resolusi 2.848 x 1.276 piksel dan refresh rate adaptif dari 1Hz hingga 120Hz. Rentang tersebut memungkinkan layar menyesuaikan kecepatan penyegaran sesuai kebutuhan.

Ketika menampilkan konten yang bergerak, layar dapat mencapai refresh rate 120Hz. Sebaliknya, angka terendahnya adalah 1Hz. Huawei juga mencantumkan PWM dimming 1.440Hz sebagai bagian dari spesifikasi layar, di samping teknologi panel LTPO tersebut.

Kombinasi ukuran besar, resolusi, dan refresh rate adaptif menjadi salah satu fondasi utama perangkat. Namun, rincian seperti tingkat kecerahan puncak atau perlindungan layar tidak tercantum dalam spesifikasi yang diumumkan. Karena itu, belum ada dasar untuk membandingkan aspek tersebut dengan model lain.

Kirin 9025 dan HarmonyOS 7

Pura 90 Plus menjadi ponsel pertama yang memakai Kirin 9025, chipset terbaru buatan Huawei. Perusahaan mengaitkan peningkatan performa perangkat dengan pengoptimalan perangkat keras, perangkat lunak, dan komputasi awan.

Gabungan pendekatan tersebut diklaim meningkatkan performa keseluruhan hingga 19 persen. Angka ini menggambarkan klaim peningkatan dari Huawei, bukan hasil pengujian independen yang bisa langsung disamakan dengan skor benchmark tertentu.

Untuk perangkat lunaknya, ponsel ini menjalankan HarmonyOS 7. Sistem tersebut turut membawa fitur Super Storage yang ditujukan untuk menghemat ruang penyimpanan. Pada varian berkapasitas 1 TB, fitur itu diklaim dapat menghemat ruang hingga 110 GB.

Kapasitas penyimpanan yang lebih lega bisa memberi ruang bagi pengguna untuk menyimpan lebih banyak berkas sebelum perlu mengelolanya. Meski begitu, angka penghematan 110 GB secara khusus berlaku pada varian 1 TB yang disebutkan. Huawei tidak mencantumkan angka penghematan serupa untuk konfigurasi penyimpanan lainnya.

Pilihan memori Pura 90 Plus mencakup RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB, RAM 12 GB dengan penyimpanan 512 GB, serta RAM 16 GB dengan penyimpanan 1 TB. Dengan demikian, pembeli dapat memilih konfigurasi berdasarkan kebutuhan kapasitas dan anggaran.

Kamera XMAGE dan sensor multispektral

Sistem kamera belakang Pura 90 Plus menggunakan teknologi XMAGE. Kamera utamanya beresolusi 50 megapiksel dan mengandalkan sensor berukuran 1 inci. Huawei menyertakan bukaan variabel f/1.6 hingga f/4.0 serta penstabil gambar optik atau OIS.

Bukaan variabel memberi rentang pengaturan lensa yang berbeda, sedangkan OIS membantu menstabilkan kamera. Namun, spesifikasi tersebut saja belum menjelaskan hasil foto dalam berbagai kondisi. Kualitas gambar tetap bergantung pada pemrosesan kamera dan situasi pemotretan.

Kamera utama itu ditemani telefoto makro 48 megapiksel dengan bukaan f/2.1 dan OIS. Selain itu, tersedia kamera ultrawide 40 megapiksel untuk sudut pandang lebih luas. Susunan ini memadukan beberapa jenis kamera dalam satu sistem belakang.

Huawei juga menyematkan kamera multispektral Red Maple beresolusi 1,5 megapiksel. Komponen tersebut berperan dalam meningkatkan akurasi warna. Kehadirannya melengkapi konfigurasi kamera XMAGE, meskipun ponsel ini tetap mengandalkan kamera utama beresolusi tinggi sebagai bagian penting dari sistem.

Rincian kamera depan tidak disebutkan dalam spesifikasi yang diumumkan. Begitu pula informasi tentang kemampuan perekaman video dan rentang pembesaran telefoto. Karena itu, angka resolusi kamera belakang menjadi gambaran utama yang tersedia untuk menilai konfigurasi fotografi perangkat.

Baterai, satelit, dan harga di China

Untuk daya, Huawei membekali ponsel ini dengan baterai berkapasitas 5.700 mAh. Pengisian cepat melalui kabel mendukung daya hingga 100W, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 80W. Perangkat juga mendukung pesan satelit dua arah melalui BeiDou.

Dukungan BeiDou memungkinkan pengiriman dan penerimaan pesan satelit dua arah. Fitur ini berbeda dari koneksi seluler biasa, tetapi rincian cakupan wilayah, syarat penggunaan, maupun ketersediaan layanannya tidak dijelaskan. Jadi, calon pengguna sebaiknya tidak menganggap fitur tersebut otomatis tersedia tanpa batas di setiap lokasi.

Pura 90 Plus tersedia dalam empat warna: Obsidian Black, Snow White, Sunset Purple, dan Dawn Gold. Huawei menawarkan tiga konfigurasi memori dengan harga berbeda di pasar China.

  • RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB: 5.499 yuan, sekitar Rp14,99 juta.
  • RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB: 5.999 yuan, sekitar Rp16,35 juta.
  • RAM 16 GB dan penyimpanan 1 TB: 6.999 yuan, sekitar Rp19,07 juta.

Nilai rupiah tersebut merupakan konversi harga yang dicantumkan untuk pasar China, bukan pengumuman harga resmi di Indonesia. Informasi mengenai peluncuran atau ketersediaan Pura 90 Plus di luar China belum disampaikan dalam pengumuman tersebut.

Dengan bingkai logam melengkung, layar adaptif, Kirin 9025, dan sistem kamera XMAGE, Pura 90 Plus membawa sejumlah pembeda dalam lini Pura 90. Kapasitas baterai, pengisian cepat, serta pesan satelit menambah daftar fitur utamanya. Adapun harga dan jadwal penjualan yang diumumkan saat ini berlaku untuk pasar China.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.