
Ulasyuk.com - Jakarta, Google dikabarkan menyiapkan Fitbit Edge, smartband yang disebut membawa layar oval, GPS internal, dan dukungan untuk iPhone maupun Android. Informasi perangkat ini muncul setelah foto yang diduga menampilkan Fitbit Edge beredar di internet.
Fitbit Edge diperkirakan menjadi penerus spiritual lini Fitbit Charge. Google belum memperbarui seri Charge sejak meluncurkan Charge 6 pada 2023. Karena itu, kemunculan perangkat baru ini menarik perhatian pengguna yang menantikan pelacak kebugaran kelas menengah.
Namun, Google belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi. Detail desain, fitur, jadwal peluncuran, dan harga yang beredar masih berupa bocoran atau perkiraan, sehingga belum dapat dianggap sebagai spesifikasi final.
Fitbit Edge dikabarkan mendukung aplikasi Google
Berbeda dari Pixel Watch 5 yang menjalankan Wear OS dan terbatas untuk pengguna Android, Fitbit Edge disebut dapat terhubung dengan perangkat iOS. Dukungan lintas platform ini berpotensi menjangkau pengguna iPhone yang menginginkan pelacak kebugaran dari Google.
Layar berwarna pada smartband ini dikabarkan menampilkan notifikasi dan menjalankan sejumlah aplikasi esensial Google. Beberapa aplikasi yang disebut dalam bocoran meliputi Google Maps, YouTube Music, serta fitur Find My Phone. Pengguna juga dikabarkan dapat mengontrol pemutaran media langsung dari pergelangan tangan.
Meski memiliki layar dan sejumlah fungsi tersebut, Fitbit Edge tidak disebut sebagai smartwatch mini. Perangkat ini kabarnya tidak menyediakan toko aplikasi lengkap. Dengan demikian, aktivitas yang lebih kompleks masih bergantung pada smartphone yang terhubung.
GPS internal dan daya tahan baterai yang diklaim
Untuk mendukung kegiatan olahraga, Fitbit Edge dikabarkan membawa GPS internal dan altimeter untuk memantau elevasi. Perangkat ini juga disebut memiliki fitur pelacakan otomatis untuk berbagai jenis latihan fisik.
Bocoran yang beredar menyebut baterainya dapat bertahan hingga tujuh hari dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut masih berupa klaim yang belum dikonfirmasi Google. Jika akurat, daya tahan itu dapat mengurangi kebutuhan pengguna untuk sering mengisi ulang perangkat.
Fitbit Edge juga dikabarkan mempertahankan bentuk gelang kebugaran, bukan menawarkan seluruh fungsi smartwatch. Karena itu, fitur yang disebut berfokus pada pemantauan aktivitas, navigasi, notifikasi, serta kendali musik dan media.
Desain oval, pilihan warna, dan perkiraan harga
Dari sisi tampilan, Fitbit Edge disebut memakai layar oval dengan lekukan membulat. Desain ini berbeda dari bentuk persegi panjang pada Charge 6. Bocoran juga memperlihatkan tombol memanjang di kedua sisi bodi dan mekanisme pelepasan tali bergaya penjepit di bagian belakang.
Perangkat tersebut dikabarkan hadir dalam warna Obsidian, Olive, dan Canyon. Varian Olive dan Canyon disebut memakai bingkai dua warna. Untuk pilihan Canyon, bocoran menyebut aksen tepi berwarna emas.
Google belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun harga resmi. Sejumlah laporan memperkirakan Fitbit Edge akan diperkenalkan pada Oktober, sementara harganya berada di kisaran 149 hingga 199 dolar AS, atau sekitar Rp2,3 juta hingga Rp3,1 juta.
Kisaran tersebut masih sebatas perkiraan. Sebagai pembanding yang disebut dalam laporan, Fitbit Air dibanderol 99,99 dolar AS dan Charge 6 seharga 159,95 dolar AS. Namun, harga serta posisi produk dapat berubah jika Google mengumumkan perangkat ini secara resmi.
Jika bocoran tersebut akurat, Fitbit Edge akan menambah pilihan pelacak kebugaran Google bagi pengguna Android dan iPhone. Layar oval, GPS internal, serta dukungan beberapa aplikasi Google menjadi fitur yang paling menonjol. Selanjutnya, pengguna perlu menunggu konfirmasi resmi untuk memastikan spesifikasi, ketersediaan, dan harga perangkat.