Earphone Kabel Bose Usung ANC dan USB-C

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan
Earphone berkabel USB-C mint dengan pengendali tombol pada kabel
Ilustrasi: Earphone kabel bergaya retro

Ulasyuk.com - Earphone kabel Bose kembali meramaikan pasar audio dengan perpaduan konektor USB-C dan peredam bising aktif. Bose Noise Cancelling Wired Earbuds akan diperkenalkan di Indonesia pada 1 November 2026, lalu mulai dijual sehari setelahnya. Produk ini menggabungkan tampilan retro dengan fitur untuk mendengarkan musik, mengikuti podcast, dan menerima panggilan.

Kembalinya perangkat berkabel juga beriringan dengan perubahan cara konsumen memandang aksesori audio. Kabel yang dulu kerap disembunyikan kini bisa menjadi bagian dari gaya berpakaian, terutama saat estetika Y2K kembali diminati. Bose menawarkan perangkat yang berfungsi sebagai earphone sekaligus pelengkap penampilan sehari-hari.

Earphone kabel Bose mengikuti tren Y2K

Y2K merujuk pada gaya yang terinspirasi tren akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Pilihan busana seperti jaket oversized, kaus polos, dan celana baggy menjadi bagian dari estetika tersebut. Dalam paduan ini, earphone berkabel yang terlihat menjuntai tidak selalu dianggap mengganggu; justru, kabel dapat menyatu dengan tampilan retro.

Menurut data Google Trends yang dikutip Bose Indonesia, pencarian untuk frasa “earphone kabel” sepanjang 2026 meningkat 150 persen dibandingkan 2025. Angka itu menunjukkan naiknya minat terhadap perangkat berkabel, meski tidak dengan sendirinya menggambarkan jumlah penjualan. Bose mengaitkan perhatian tersebut dengan tren aksesori kabel di kalangan anak muda dan popularitas gaya Y2K.

Marketing Manager Bose Indonesia Dede Oktaferdian mengatakan konsumen semakin memandang earphone kabel sebagai salah satu cara mengekspresikan diri. Ia menyebut desain dan pilihan warna produk baru ini ditujukan untuk menemani konsumen berkreasi dengan gaya pribadi. Dengan begitu, perangkat audio tak hanya dinilai dari fungsi, tetapi juga dari penampilannya saat digunakan.

USB-C, tombol fisik, dan tiga pilihan warna

Alih-alih memakai jack audio 3,5 mm, Bose Noise Cancelling Wired Earbuds menggunakan konektor USB-C. Pilihan ini menyesuaikan dengan ponsel modern yang semakin banyak tidak menyediakan lubang audio 3,5 mm. Namun, pemakai tetap perlu memastikan perangkat mereka mendukung keluaran audio melalui USB-C.

Pada kabelnya terdapat pengendali dengan tombol fisik. Pengguna dapat mengatur volume, memutar atau menjeda musik dan video, berpindah lagu, serta menerima panggilan. Mikrofon pada pengendali turut mendukung komunikasi melalui perangkat yang terhubung, sehingga pengguna dapat berbicara tanpa harus melepas earphone.

Bose menyediakan tiga warna: Black, White Smoke, dan Dewdrop Mint. Black memberi pilihan bernuansa gelap, sedangkan White Smoke menawarkan tampilan terang yang dapat berpadu dengan gaya minimalis maupun futuristis. Dewdrop Mint menghadirkan warna hijau pastel bagi pengguna yang ingin menambahkan aksen lebih cerah.

Perbedaan warna tersebut memberi ruang bagi konsumen untuk memilih tampilan sesuai selera. Selain itu, desain sederhana membuat perangkat ini mudah dipadukan dengan berbagai gaya busana. Bose belum mengumumkan harga resmi, sehingga pilihan warna dan fitur yang tersedia menjadi informasi utama bagi calon pembeli sebelum peluncuran.

QuietControl menawarkan mode Quiet, Aware, dan Off

Untuk pengaturan suara lingkungan, perangkat ini mengandalkan teknologi Bose QuietControl dengan tiga mode: Quiet, Aware, dan Off. Pengguna dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan situasi, misalnya saat ingin lebih fokus atau tetap mendengar keadaan di sekitarnya. Pengaturan tersebut melengkapi format kabel dengan fitur peredam bising aktif.

Mode Quiet memadukan Active Noise Cancellation (ANC) dengan peredaman pasif dari bantalan telinga. Kombinasi ini dirancang untuk mengurangi gangguan suara sekitar saat pengguna menikmati musik, menyimak podcast, atau mendengarkan konten lain. Kesesuaian bantalan telinga ikut berperan dalam peredaman pasif tersebut.

Sebaliknya, mode Aware membantu suara lingkungan tetap terdengar melalui mikrofon pada earbuds. Mode ini dapat berguna ketika pengguna ingin tetap menyimak audio, tetapi masih perlu memperhatikan kondisi sekitar. Misalnya, pengguna dapat memilihnya saat tidak ingin sepenuhnya terisolasi dari suara di sekeliling.

Mode Off menonaktifkan ANC. Meski begitu, bantalan telinga yang terpasang dengan baik masih dapat meredam sebagian suara secara pasif. Karena karakter tiap lingkungan berbeda, pengguna dapat mencoba ketiga mode dan memilih pengaturan yang paling sesuai dengan kebutuhan saat itu.

Dede mengatakan kualitas suara tetap menjadi perhatian Bose pada produk berkabel ini. Menurutnya, QuietControl dan ANC mendukung kenyamanan saat mendengarkan lagu, podcast, maupun menelepon. Bose juga menyatakan perangkat ini menghadirkan suara jernih khas produknya, tetapi rincian spesifikasi audio lain belum diumumkan.

Jadwal peluncuran dan hal yang belum diumumkan

Bose menjadwalkan perkenalan resmi Noise Cancelling Wired Earbuds di Indonesia pada 1 November 2026. Penjualan akan dimulai pada 2 November 2026. Jarak waktu satu hari antara pengenalan dan penjualan membuat calon konsumen dapat segera mempertimbangkan pembelian setelah produk diperkenalkan.

Untuk saat ini, Bose belum mengungkap harga maupun rincian ketersediaan produk. Karena itu, informasi mengenai biaya dan kanal penjualan masih perlu menunggu pengumuman resmi. Konsumen juga dapat memeriksa kecocokan port USB-C pada perangkat yang akan digunakan, sebab konektor ini membutuhkan dukungan keluaran audio yang sesuai.

Dengan desain bernuansa retro, kendali fisik di kabel, tiga pilihan warna, serta ANC dengan pengaturan QuietControl, produk ini mengambil posisi berbeda dari earphone nirkabel yang mendominasi pasar. Namun, daya tarik akhirnya akan bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna: sebagian mungkin mengutamakan tampilan dan koneksi kabel, sementara yang lain akan mempertimbangkan harga dan kompatibilitas setelah rinciannya tersedia.

Jaya Purnama
Chief Idea Officer • Powered by AI — Turning Ideas into Digital Products, Content & Businesses.