
Ulasyuk.com - Jakarta, Nissan Skyline generasi terbaru dipastikan meluncur pada Desember 2026. Sedan ikonik asal Jepang itu akan memasuki generasi ke-14 dan menjadi salah satu model penting dalam upaya kebangkitan Nissan.
Kepastian waktu peluncuran disampaikan langsung oleh Presiden dan CEO Nissan, Ivan Espinosa. Sebelumnya, Nissan telah memberikan gambaran awal mengenai Skyline terbaru pada April 2026.
Teaser yang diperlihatkan Nissan menampilkan sejumlah elemen desain yang mengingatkan pada Skyline klasik atau dikenal dengan julukan “Hakosuka”. Bagian depan tampak agresif, fender terlihat tegas, sedangkan lampu belakang memiliki grafis yang mengingatkan pada GT-R.
Nissan Skyline Generasi Terbaru Jadi Simbol Kebangkitan
Dalam wawancara dengan media Jepang Asahi Shimbun, Espinosa mengatakan bahwa pengembangan Skyline terbaru berlangsung jauh lebih singkat dibandingkan generasi sebelumnya.
“Kami memiliki nama-nama model hebat di sana, seperti Skyline serba baru yang sudah sangat dinanti-nantikan; model ini akan menjadi salah satu ikon dari kebangkitan kembali Nissan dan upaya pemulihan yang sedang kami kerjakan,” ujar Espinosa, dikutip dari Carscoops.com pada 19 September 2026.
Espinosa menyebut Skyline sebagai “ikon kecepatan”. Menurut dia, mobil ini bukan sekadar produk baru, melainkan model Nissan pertama yang menjalani proses pengembangan yang dipercepat.
Pengembangan Dipangkas Menjadi 26 Bulan
Model produksi Skyline terbaru dikembangkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 26 bulan. Nissan menjadwalkan peluncurannya pada Desember 2026.
Menurut Espinosa, proses tersebut menjadi pembuktian terhadap kemampuan rekayasa Nissan. Langkah itu juga menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memproduksi mobil dengan kecepatan tinggi.
Ia menegaskan bahwa Skyline sangat penting bagi Nissan. Saat mengumumkan proyek tersebut pada awal 2026, Espinosa menyebut Skyline sebagai simbol rekayasa dan performa berkendara Jepang yang sarat dengan emosi murni.
AI dan Simulasi Digital Mendukung Proses Pengembangan
Pengembangan dalam waktu 26 bulan tidak terlepas dari penggunaan teknologi digital. Laporan Nikkei sebelumnya mengungkapkan bahwa Nissan memanfaatkan kecerdasan buatan generatif dan perangkat simulasi digital dalam berbagai tahapan pengembangan.
Teknologi tersebut digunakan mulai dari desain, rekayasa, pengujian, hingga proses manufaktur. Nissan disebut mampu memangkas siklus pengembangan hampir separuh, dari 55 bulan pada generasi sebelumnya menjadi 26 bulan.
Espinosa juga mengakui bahwa industri otomotif China menjadi salah satu acuan Nissan dalam teknologi, efisiensi biaya, dan kecepatan pengembangan kendaraan.
Hal itu mengisyaratkan adanya pembelajaran dari kerja sama Nissan dengan Dongfeng, produsen otomotif asal China yang menjadi mitra usaha patungan Nissan.
Diproduksi di Pabrik Tochigi, Jepang
Nissan memastikan Skyline generasi terbaru akan diproduksi di pabrik Tochigi, Jepang. Kepastian tersebut sekaligus menepis rumor yang menyebut sedan ini akan dibuat di China atau Amerika Serikat.
Pabrik Tochigi kini diarahkan menjadi pusat produksi khusus mobil sport. Fasilitas tersebut juga menjadi tempat produksi Nissan Fairlady Z.
Dengan desain yang mengambil inspirasi dari Skyline klasik, proses pengembangan yang singkat, serta dukungan teknologi digital, generasi ke-14 ini membawa peran penting bagi Nissan. Peluncurannya pada Desember 2026 akan menjadi momen untuk melihat arah baru sedan ikonik tersebut.
Kesimpulan
Nissan Skyline generasi terbaru akan meluncur pada Desember 2026 sebagai generasi ke-14. Nissan mengembangkan mobil ini dalam 26 bulan dengan dukungan AI generatif dan simulasi digital. Produksinya berlangsung di pabrik Tochigi, Jepang, yang diarahkan sebagai pusat produksi mobil sport.