Grab Perluas Layanan Keuangan lewat Akuisisi Atome Financial

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Grab Perluas Layanan Keuangan lewat Akuisisi Atome Financial

Ulasyuk.com - Jakarta, akuisisi Atome Financial membawa Grab Holdings Limited memasuki tahap baru dalam pengembangan bisnis layanan keuangannya. Langkah ini memperluas fokus Grab dari pembayaran, perbankan digital, dan pinjaman berbasis ekosistem menuju pembiayaan konsumen.

Dalam struktur tersebut, OVO, Superbank, dan Atome Financial diproyeksikan mengisi fungsi yang berbeda. OVO berperan pada sisi pembayaran, Superbank menopang layanan perbankan serta pendanaan, sementara Atome Financial memperkuat pembiayaan konsumen, termasuk layanan buy now pay later (BNPL).

Ketua Umum Indonesia Digital and Economic Institute (Idiec) Tesar Sandikapura menilai akuisisi ini dapat memperjelas pembagian peran ketiga layanan tersebut. Menurut dia, kekuatan utama Grab terletak pada integrasi data, penilaian kredit, dan distribusi pembiayaan.

Akuisisi Atome Financial Perkuat Pembiayaan Konsumen

“OVO sebagai payment layer, Superbank sebagai banking dan funding, sementara Atome memperkuat sisi consumer lending. Kekuatan sebenarnya ada pada bagaimana ketiganya terintegrasi, terutama dalam data, credit scoring, dan distribusi pembiayaan,” kata Tesar saat dihubungi Bisnis pada Kamis (17/9/2026).

Grab memiliki basis pengguna yang berasal dari konsumen, mitra pengemudi, dan merchant. Basis tersebut membuka sejumlah titik masuk untuk menawarkan produk keuangan melalui layanan yang tertanam dalam berbagai aktivitas pengguna.

Namun, Tesar mengingatkan bahwa perluasan penyaluran kredit harus diiringi pengelolaan risiko yang kuat. Grab perlu menjaga kualitas kredit, mengantisipasi fraud, serta memastikan perlindungan data dan konsumen.

“Game changer-nya bukan sekadar punya banyak pengguna, tetapi mampu mengubah traffic ekosistem menjadi kredit yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

OVO, Superbank, dan Atome Isi Segmen Berbeda

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda melihat langkah Grab sebagai upaya membangun ekosistem finansial yang lebih lengkap. Menurut dia, rangkaian layanan tersebut mencakup dompet digital, bank digital, pinjaman tunai, hingga pembiayaan berbasis pembelian barang.

“OVO masih akan jadi core-nya untuk layanan finansial, dengan embedded ke layanan Grab,” kata Huda kepada Bisnis pada Kamis (16/9/2026).

Superbank telah menjadi penyedia bank digital untuk aplikasi OVO dan menyediakan pinjaman tunai. Sementara itu, Atome Financial dapat menangani pembiayaan berbasis pembelian barang serta BNPL.

Dengan demikian, masuknya Atome Financial tidak menggantikan fungsi layanan yang sudah ada. Masing-masing layanan justru dapat mengisi segmen berbeda dalam satu ekosistem dan mendukung transaksi Grab.

Nilai Transaksi dan Target Bisnis Grab

Grab akan mengakuisisi 60% saham Atome Financial dengan nilai transaksi US$1,49 miliar atau sekitar Rp26,82 triliun secara tunai pada tahap pertama. Sekitar US$260 juta dari nilai tersebut merupakan modal pertumbuhan baru.

Transaksi ditargetkan rampung pada kuartal III/2027, dengan tetap menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan penutupan. Setelah tahap pertama selesai, Grab akan mengonsolidasikan Atome Financial ke dalam laporan keuangan segmen financial services.

Grab juga berencana mengambil alih sisa 40% saham Atome Financial sekitar dua tahun setelah transaksi tahap pertama. Nilai transaksi tahap kedua akan ditentukan berdasarkan kinerja aktual perusahaan, dengan batas bawah US$2 miliar dan batas atas US$4,5 miliar.

Manajemen Grab menargetkan bisnis financial services, termasuk Atome Financial, menghasilkan Adjusted EBITDA US$500 juta pada 2028. Segmen ini juga ditargetkan memiliki total portofolio pinjaman bruto lebih dari US$6 miliar.

Chief Financial Officer Grab Peter Oey mengatakan akuisisi tersebut sepenuhnya dibiayai menggunakan kas perusahaan. Menurut dia, penggabungan ini dapat memperbesar bisnis layanan keuangan lebih cepat dibandingkan membangun pembiayaan konsumen dari awal.

Penguatan Teknologi dan Akses Pembiayaan

Atome Financial memiliki layanan BNPL, pinjaman tunai konsumen, kartu BNPL, dan pinjaman digital. Platform milik Advance Intelligence Group Limited itu beroperasi di sejumlah negara Asia Tenggara dan telah melayani sekitar 25 juta pengguna kumulatif.

President dan Chief Operating Officer Grab Alex Hungate menyebut kemampuan Atome Financial dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk penilaian kredit dapat memperkuat pengelolaan risiko. Teknologi tersebut juga dinilai membantu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum memiliki riwayat kredit formal.

Grab mencatat, pada 2025, sebanyak 68% mitra pengemudi yang meminjam melalui Grab memperoleh akses kredit formal untuk pertama kalinya melalui platform tersebut. Karena itu, perusahaan menilai kombinasi Atome Financial dan ekosistem Grab dapat mendorong perluasan layanan keuangan secara lebih bertanggung jawab.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan