
Ulasyuk.com - Jakarta, cara investasi uang era digital kini semakin mudah melalui aplikasi. Dengan smartphone dan koneksi internet, masyarakat dapat mengakses deposito, reksa dana, hingga saham tanpa harus datang langsung ke bank atau perusahaan sekuritas.
Perubahan ini membuat investasi lebih praktis bagi investor pemula. Proses yang dahulu membutuhkan formulir fisik, tanda tangan basah, dan antrean kini dapat dilakukan melalui aplikasi. Selain itu, pengguna juga bisa memantau produk serta portofolionya dari satu perangkat.
Aplikasi Jago, Jago Syariah, Bibit, dan Stockbit menghadirkan pilihan investasi dengan karakteristik berbeda. Setiap produk memiliki cara kerja, tingkat risiko, dan tujuan yang perlu dipahami sebelum investor menempatkan dana.
Perubahan Cara Investasi dari Masa ke Masa
Pada masa lalu, calon investor perlu mendatangi bank atau perusahaan sekuritas untuk membuka rekening. Jam operasional kantor menjadi salah satu batasan. Akses informasi tentang produk, kinerja, dan analisis pasar juga belum semudah sekarang.
Investor kemudian harus mengisi dokumen secara manual, menyetorkan dana, lalu menunggu konfirmasi transaksi. Proses tersebut dapat memerlukan waktu lebih lama. Pilihan produk pun tidak sebanyak yang tersedia melalui layanan digital.
Sementara itu, aplikasi membuat berbagai tahap investasi berjalan lebih ringkas. Pengguna dapat membuka produk, menyetor dana, membeli aset, dan memantau perkembangan investasi dari ponsel. Karena itu, teknologi memberi akses yang lebih luas bagi masyarakat yang baru mulai mengenal investasi.
Deposito Digital melalui Aplikasi Jago
Deposito menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin mengelola dana dengan jangka waktu tertentu. Melalui aplikasi Jago, pemilik akun Jago maupun Jago Syariah dapat membuka, mengelola, mencairkan, dan menutup deposito tanpa perlu mengunjungi kantor bank.
Pengguna juga dapat mengatur nominal dan jangka waktu sesuai kebutuhan. Pada saat pembukaan, aplikasi menampilkan potensi imbal hasil yang akan diterima. Dengan demikian, calon investor dapat mempertimbangkan pilihan sebelum menyelesaikan transaksi.
Deposito Jago dan Deposito Syariah memiliki perbedaan pada akad serta imbal hasil. Deposito Syariah menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah dan menawarkan nisbah bagi hasil. Perbedaan tersebut penting bagi pengguna yang ingin menyesuaikan produk dengan kebutuhan pengelolaan dananya.
Reksa Dana untuk Diversifikasi Portofolio
Reksa dana menjadi pilihan lain dalam cara investasi uang era digital. Jago atau Jago Syariah dapat terhubung dengan aplikasi Bibit untuk mengakses produk reksa dana dan reksa dana syariah. Pengguna perlu menghubungkan akun terlebih dahulu sebelum memulai investasi.
Reksa dana mengalokasikan dana ke berbagai aset, seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Pola tersebut membantu menyebarkan risiko sesuai profil investor. Selain itu, produk ini dapat dimulai dengan modal yang relatif kecil.
Manajer Investasi mengelola produk reksa dana. Pengguna juga dapat memantau kinerja investasinya melalui aplikasi. Fitur tersebut membantu investor pemula memahami perkembangan portofolio tanpa harus memilih setiap aset secara langsung.
Investasi Saham melalui Stockbit dan RDN Jago
Investor yang ingin memilih perusahaan secara langsung dapat menggunakan saham. RDN Jago atau RDN Jago Syariah terhubung dengan aplikasi Stockbit sebagai akses menuju pasar modal. Namun, saham memiliki risiko yang lebih tinggi meskipun menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar.
Langkah awalnya adalah mengunduh aplikasi Stockbit, menyelesaikan pendaftaran, dan membuka rekening sekuritas dengan RDN Jago atau Jago Syariah. Setelah itu, pengguna menyetor dana ke Kantong RDN melalui aplikasi Jago atau Jago Syariah.
Selanjutnya, investor dapat mencari saham yang ingin dibeli, memasukkan jumlah lot, lalu mengirimkan pesanan beli. Aplikasi juga memungkinkan pengguna memantau pergerakan harga dan portofolio secara real-time.
Memilih Produk Sesuai Kebutuhan
Setiap produk memiliki karakteristik berbeda. Deposito menawarkan pengelolaan dana dengan jangka waktu tertentu. Reksa dana membantu menyebarkan dana ke beberapa aset. Sementara itu, saham memberi kendali lebih besar kepada investor untuk memilih perusahaan.
Oleh karena itu, investor perlu memahami cara kerja produk sebelum memulai. Kenali pula tujuan investasi dan tingkat risiko yang sanggup diterima. Dengan pemahaman tersebut, aplikasi dapat menjadi sarana untuk berinvestasi secara lebih terarah, bukan sekadar tempat melakukan transaksi.
Pada akhirnya, kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengakses investasi. Deposito, reksa dana, dan saham kini dapat dijangkau dari genggaman tangan melalui ekosistem aplikasi yang saling terhubung.