Bengkel EV di Bekasi Tawarkan Restorasi Baterai Mobil Listrik Mulai Rp 4 Jutaan

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Bengkel EV di Bekasi Tawarkan Restorasi Baterai Mobil Listrik Mulai Rp 4 Jutaan

Ulasyuk.com - Jakarta, restorasi baterai mobil listrik mulai menjadi alternatif bagi pemilik kendaraan elektrifikasi yang menghadapi masalah pada sistem high voltage. Opsi ini memungkinkan bengkel memperbaiki bagian tertentu tanpa mengganti seluruh pack baterai.

Salah satu bengkel yang menawarkan layanan tersebut ialah Semesta EV.id di Bekasi, Jawa Barat. Bengkel itu milik Bastian, yang sebelumnya menangani mobil konvensional bermesin pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE).

Bastian menjalankan bisnis bengkel mobil konvensional sejak 2017. Namun, ia memutuskan beralih ke kendaraan listrik pada September 2025. “September 2025 sudah hijrah ke EV,” katanya kepada detikOto.

Masalah Baterai Berpusat pada Sistem High Voltage

Menurut Bastian, salah satu layanan yang paling sering ia tangani berkaitan dengan sistem high voltage. Sistem tersebut menjadi bagian penting dalam pengoperasian mobil listrik.

Kerusakan dapat muncul karena berbagai kondisi. Beberapa baterai mengalami masalah setelah terkena benturan. Selain itu, ada pula baterai dari mobil yang pernah terlibat kecelakaan.

“High voltage yang bermasalah, baterainya crash kena benturan, ada juga yang bekas tabrakan,” jelas Bastian.

Ketika pack baterai mengalami kerusakan, pemilik mobil biasanya menghadapi pilihan untuk mengganti seluruh bagian tersebut. Cara itu memang praktis, tetapi biayanya lebih mahal karena pemilik harus membeli satu paket baterai.

Restorasi Baterai Mobil Listrik Tidak Selalu Ganti Satu Pack

Semesta EV.id memilih pendekatan berbeda. Tim bengkel terlebih dahulu membedah masalah untuk menemukan komponen yang mengalami gangguan. Dengan begitu, teknisi dapat menentukan bagian yang benar-benar perlu diganti.

Perbaikan bisa mencakup penggantian cell, modul, atau sensor. Namun, tindakan tersebut tetap bergantung pada hasil pemeriksaan terhadap kondisi baterai.

“Kita nggak pernah satu pack baterai, kalau satu pack baterai sama aja kayak di dealer kan,” kata Bastian. Ia menambahkan, “Kalau di kita merestorasi, jadi merestorasi bisa ganti per cell, per modul, atau bisa diganti sensornya.”

Pendekatan ini membuat pemilik kendaraan tidak harus langsung mengganti seluruh baterai. Selain itu, teknisi dapat menyesuaikan pekerjaan dengan sumber kerusakan yang mereka temukan.

Internal Resistance Menjadi Indikator Kondisi Baterai

Keandalan baterai setelah restorasi menjadi salah satu pertanyaan penting bagi pemilik mobil listrik. Bastian menjelaskan bahwa kondisi baterai dapat dinilai melalui internal resistance.

Teknisi dapat mengukur indikator tersebut menggunakan alat khusus. Hasil pengukuran membantu mereka mengetahui kondisi kesehatan baterai atau battery health.

“Akan tetap sama karena sebenarnya baterai dihitung dari internal resistance, ada media untuk mengukur baterai ini bagus atau tidak, baterai health berapa,” ujar Bastian.

Menurut pengalaman Bastian menangani berbagai unit, baterai yang sudah mereka kerjakan rata-rata kembali menunjukkan performa. Namun, hasil perbaikan tetap berkaitan dengan kondisi komponen dan jenis kerusakan yang muncul.

Biaya Servis Mulai Rp 4-5 Jutaan

Untuk biaya jasa, Semesta EV.id menetapkan tarif awal sekitar Rp 4-5 jutaan. Tarif tersebut hanya mencakup jasa servis dan belum termasuk biaya komponen pengganti.

“Jasa itu kita start di antara Rp 4-5 jutaan,” kata Bastian.

Jika pemeriksaan menemukan kerusakan pada cell, pemilik perlu membayar biaya komponen secara terpisah. Bastian menyebut penggantian cell berada di kisaran Rp 2 juta per cell.

Dengan demikian, total biaya restorasi bergantung pada bagian yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan awal menjadi tahap penting untuk menentukan apakah teknisi cukup mengganti sensor, memperbaiki modul, atau mengganti beberapa cell.

Restorasi baterai mobil listrik menawarkan pilihan lain di luar penggantian satu pack secara utuh. Bagi pemilik kendaraan, layanan ini dapat menjadi pertimbangan ketika menghadapi masalah high voltage, terutama setelah mobil mengalami benturan atau kecelakaan.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan