Asus Ascent QN10 Bawa NPU 80 TOPS dan Keamanan Chip-to-Cloud

Editor Jaya Purnama
Waktu baca Menghitung...
Diterbitkan

Asus Ascent QN10 Bawa NPU 80 TOPS dan Keamanan Chip-to-Cloud

Ulasyuk.com - Jakarta, Asus mengumumkan Ascent QN10 sebagai mini PC AI dengan Neural Processing Unit (NPU) berdaya komputasi hingga 80 TOPS. Perangkat ringkas ini memakai platform Snapdragon X2 Elite dari Qualcomm dan menghadirkan pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat.

Asus merancang Ascent QN10 untuk kreator konten, pengembang aplikasi, serta kebutuhan korporasi. Mini PC ini mengutamakan pengolahan AI berlatensi rendah dan efisiensi daya tinggi di lingkungan edge AI.

Selain mengandalkan kemampuan lokal, perangkat ini juga mendukung ekosistem hybrid Agentic AI. Sistem tersebut memadukan pemrosesan NPU di dalam perangkat dengan kecerdasan berbasis cloud.

Desain ringkas dengan performa desktop

Asus Ascent QN10 hadir dalam sasis berwarna Silver dengan dimensi 130 x 130 x 39,96 mm. Bobotnya mencapai 0,75 kg, sedangkan volume keseluruhan perangkat berada di bawah 0,7 liter.

Ukuran tersebut membuat Ascent QN10 menghemat banyak ruang. Asus menyebut sasisnya 86 persen lebih kecil dibandingkan PC desktop standar berkapasitas 5 liter. Karena itu, pengguna dapat menempatkannya di kantor, studio kreatif, maupun ruang kerja pribadi.

Meski berukuran kecil, perangkat ini memakai GPU Qualcomm Adreno X2-90. Asus menyebut GPU tersebut mampu menghadirkan performa hingga 2,3 kali lebih cepat daripada generasi sebelumnya.

Snapdragon X2 Elite menangani kebutuhan AI

Asus memasangkan Snapdragon X2 Elite X2E-88-100 dengan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga yang memiliki 18 core. Sementara itu, Qualcomm Hexagon NPU menangani pemrosesan AI utama dengan kemampuan hingga 80 TOPS.

Kapasitas tersebut mendukung berbagai pekerjaan berbasis AI tanpa selalu bergantung pada koneksi internet. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menerjemahkan bahasa secara langsung, membuat konten visual, meningkatkan kualitas video, serta mengelola asisten AI.

Selain itu, NPU tersebut mendukung otomatisasi berbagai tugas harian. Pemrosesan lokal juga membantu menekan latensi ketika pengguna menjalankan aplikasi AI yang kompatibel.

Untuk mendukung kinerja sistem, Asus menyediakan memori LPDDR5x dengan kecepatan 8.533 MHz atau 9.600 MHz. Pilihan kapasitasnya mencakup 16 GB dan 32 GB. Sementara itu, penyimpanan memakai SSD M.2 NVMe PCIe 4.0 dengan kapasitas 512 GB hingga 1 TB.

Perangkat ini menjalankan Windows 11 Pro Copilot+ PC atau Windows 11 Home Copilot+ PC. Dengan demikian, pengguna dapat memilih sistem operasi sesuai kebutuhan penggunaan pribadi maupun organisasi.

Keamanan berlapis dan dukungan Agentic AI

Asus membangun Ascent QN10 dengan arsitektur keamanan berlapis. Perlindungan tersebut mencakup tingkat hardware, firmware, sistem operasi, hingga cloud.

Asus menyertakan fTPM 2.0 untuk membantu mengenkripsi kredensial dan perangkat keras. Selain itu, prosesor keamanan Microsoft Pluton melindungi identitas pengguna serta kata sandi.

Arsitektur chip-to-cloud itu menjadi fondasi bagi organisasi yang ingin menjalankan aplikasi AI secara aman dan privat. Sistem tersebut juga membantu perusahaan menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.

Ascent QN10 mendukung framework AI seperti OpenClaw dan Hermes Agent. Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat berinteraksi dengan agent AI memakai platform komunikasi seperti WhatsApp dan Line.

Para pengembang juga memperoleh akses ke Qualcomm AI Hub dan Qualcomm AI Stack. Kedua platform itu menyediakan lebih dari 175 model AI yang telah dioptimalkan. Selain itu, perangkat mendukung alur kerja Bring Your Own Model (BYOM) dan Bring Your Own Data (BYOD) untuk validasi serta penerapan model AI secara lokal.

Konektivitas lengkap untuk berbagai perangkat

Untuk kebutuhan jaringan dan sinkronisasi cloud, Asus Ascent QN10 mendukung WiFi 7, Bluetooth 6.0, serta port RJ45 LAN 2.5G. Pilihan koneksinya juga mencakup tiga port USB4 Gen 2 Type-C dengan kecepatan 40Gbps.

Port USB4 tersebut mendukung DisplayPort 2.1 dan Power Delivery. Kemudian, tersedia tiga port USB Type-A yang terdiri atas USB 3.2 Gen 2 dan USB 2.0.

Asus turut menyediakan port HDMI dan audio jack. Kombinasi konektivitas ini membuat mini PC tersebut mampu terhubung dengan berbagai perangkat kerja dan aksesori.

Asus belum mencantumkan harga serta jadwal ketersediaan resmi Ascent QN10. Konsumen dan pelaku bisnis dapat menghubungi perwakilan Asus setempat untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Jaya Purnama
Sekedar Berbagi Informasi seputar Kehidupan